Apa yang terpikir di benak kita jika mendengar kata 'Dewasa'? Apa 'dewasa' itu hanya untuk orang-orang yang memiliki usia lebih tua dari kita? Apa 'dewasa' itu hanya untuk orang-orang yang telah memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk)? Atau, apa 'dewasa itu hanya untuk orang-orang yang telah berumah tangga? Dulu ketika kita masih seorang anak kecil yang masih polos dan belum tahu apa yang biasanya dilakukan oleh orang-orang dewasa, kita pasti memiliki sebuah pemikiran bahwa menjadi anak dewasa itu menyenangkan. Menyenangkan karena bisa main hingga larut malam, menyenangkan karena bisa main kesana kemari, menyenangkan karena bisa melakukan apapun yang di inginkannya, atau menyenangkan yang lainnya. Tapi ada beberapa hal yang kita lupakan dulu, yaitu:
1. Apa orang dewasa memiliki masalah?
2. Jika iya, apa ia bisa menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya?
3. Jika bisa, apa yang ia lakukan sehingga masalahnya dapat diatasinya?
Wajar, jika seorang anak kecil belum memliki pemikiran yang panjang seperti beberapa pertanyaan di atas. Karena yang dulu kita tahu itu hanya minta uang, main, dan mengerjakan PR. Sekalinya punya masalah, kita hanya menganggapnya sepele. Karena yang terpikir dalam benak seorang anak kecil adalah jika punya masalah cukup tinggalkan dan lupakan tak perlu pusing memikirkan. Selagi masih memiliki kedua orang tua, kita masih memiliki tempat untuk berlindung dari masalah-masalah ada dan yang sedang terjadi.
Sekarang, kita telah menjadi orang dewasa. Telah mampu melakukan apapun yang dulu kita pikir bahwa menjadi orang dewasa itu sangat menyenangkan. Lalu, sekarang apa yang kita rasakan? Apa masih sama dengan pemikiran ketika kita kecil dulu? Atau sudah berubah karena telah mengetahui bagaimana menjadi orang dewasa? Mungkin beberapa orang memiliki beberapa persepsi dari apa yang dilihat dan dirasakannya. Tapi, apakah kita telah mengetahui, apa yang dimaksud dengan 'Dewasa'? Ternyata, beberapa orang dewasa ada yang belum tahu apa arti dari kata 'Dewasa'. Tapi, beberapa orang dewasa lainnya juga ada yang telah mengetahuinya. Timbul lagi pertanyaan disini;
1. Apa orang yang belum mengetahui arti dari kata 'Dewasa' tidak ingin mencari tahu maksudnya?
2. Apa yang sudah mengetahui arti dari kata 'Dewasa' sudah melakukan hal yang seharusnya dilakukannya?
Menurut persepsi saya tentang dewasa adalah; Dewasa adalah fase di mana seseorang telah melakukan sifat yang mudah namun sulit untuk dilakukan. Apa saja sifat itu? Sifat itu hanya ada dua, sabar dan ikhlas. Sifat sederhana namun penuh makna. Ketika kita telah melakukan sifat sabar dalam permasalah yang sedang kita hadapi, di belakangnya pasti tersimpan keikhlasan. Ingat, tidak semua orang memiliki sifat ini. Kenapa begitu? Karena jika semua telah memiliki dan menguasai sifat ini, takkan pernah ada permasalahan lagi dalam dunia ini.
Sebuah masalah adalah proses menuju kedewasaan, di mana seseorang dituntut untuk mengambil sebuah keputusan. Apapun yang telah atau yang akan kita putuskan sama-sama memiliki resiko. Tapi, jangan pernah takut untuk mengambil sebuah resiko karena kita takkan pernah tahu apa yang kita putuskan akan menghasilkan sesuatu yang baik atau buruk. Baik atau buruk sebuah keputusan adalah hasil akhir yang kadang tak mampu untuk kita prediksikan. Hidup ini adalah pilihan. Apapun yang kita pilih tak pernah salah. Karena hanya orang-orang yang telah merasa sempurna yang menganggap dirinya selalu benar. Kadang, kesalahan mengajarkan kita sebuah kebenaran.
Kesimpulannya adalah, dewasa itu pilihan, tua itu ketentuan. Tentukan pilihan kita dari sekarang, kapan kita ingin menjadi seseorang yang dewasa. Hargai setiap pemberian. Hormati segala kritikan. Maksimalkan segala
kekurangan. Minimalkan rasa kesombongan. Hidup ini adalah perjuangan. Hiduplah dalam kedamaian. Selamatkan jiwa kalian dari sifat-sifat 'setan' yang menyesatkan. CHEERS...
Sabtu, 21 Desember 2013
Rabu, 05 Juni 2013
( Puisi ) Ibu
Ibu,
Wajah cantikmu perlahan memudar
Langkahmu pun semakin semakin gemetar
Inginku memelukmu erat
Menciummu dengan hangat
Perjuangan dan pengorbananmu melekat dan selalu teringat
Ibu,
Belai kasihmu tenangkan jiwa
Tulus cintamu teduhkan raga
Kupejamkan mataku di hadapanmu
Kurebahkan tubuhku di pangkuanmu
Kedamaian dan kesucianmu mengalir dan membasuh laraku
Wajah cantikmu perlahan memudar
Langkahmu pun semakin semakin gemetar
Inginku memelukmu erat
Menciummu dengan hangat
Perjuangan dan pengorbananmu melekat dan selalu teringat
Ibu,
Belai kasihmu tenangkan jiwa
Tulus cintamu teduhkan raga
Kupejamkan mataku di hadapanmu
Kurebahkan tubuhku di pangkuanmu
Kedamaian dan kesucianmu mengalir dan membasuh laraku
Kamis, 14 Maret 2013
( Essay ) Nyontek di Kalangan Pelajar
NYONTEK...! adalah sebuah kalimat singkat namun penuh makna.
Keringet dingin bercucuran, pucat pasi terpancar di wajah, jantung cenat
cenut dan kadang bikin nyengir-nyengir sendiri atau ketawa sekalipun.
Itulah mungkin yg sering dirasakan oleh para pelajar Indonesia saat
sedang nyontek. Sebenernya siapa sih pelopor nyontek itu? kenapa budaya
yg satu ini mendarah daging banget buat para pelajar? Gak tua gak muda,
semua pasti suka nyontek. Kalo aja si pelopor nyontek itu ketahuan siapa
pelakunya, mungkin dia sudah mendapatkan rekor Muri atau bahkan rekor
Guinnes World Record karena prestasi menconteknya sampai saat ini masih
di jadikan kiblat oleh para pelajar.
Sekarang kita bahas soal nyontek di kalangan pelajar. Pelajar mana yg gak pernah ngerasain yg namanya nyontek? Hampir 90% pelajar suka nyontek dan bahkan sampai ada yg di jadikan hobi. Nyontek gak cuma saat ada ulangan. Saat ngerjain tugas atau dapet PR dari sekolah juga kadang masih banyak yg suka nyontek. Tapi yg sangat kita gak habis pikir adalah, kenapa di setiap kelas pasti ada satu atau dua orang yg pintar atau cerdas? Apa itu memang unsur kesengajaan dari para guru atau hanya kebetulan? Tapi jika memang itu unsur kesengajaan dari para guru, berarti para nyontekers (istilah untuk para pencontek) harus sangat berterima kasih banget atas kebaikan para guru yg sungguh sangat luar biasa itu.
Segala sesuatu yg kita kerjakan pasti memiliki nilai positif dan negatif. Dan berikut ini bakal di jelasin dampak tersebut.
1. Dampak positif dari nyontek, yaitu:
- Membantu kita mengisi soal yg sulit, apa lagi saat ulangan.
- Meringankan pikiran apabila kemampuan kita sudah mencapai batas, dan
- Mendapatkan nilai bagus meskipun bukan hasil kerja sendiri.
2. Dampak negatifnya, yaitu:
- Membuat kita malas berpikir.
- Kita menjadi ketergantungan oleh orang lain, dan
- Sangat merugikan diri sendiri.
Jadi, kesimpulannya adalah, menconteklah sebelum dicontek. Salah benernya sebuah jawaban ditanggung si pecontek. Selagi kita mampu buat ngerjain soal, usahakan jangan sampe nyontek. Karena nyontek dapat menyebabkan ketergantungan otak akan orang lain. Kesetiaan persahabatan dan pertemanan juga di uji saat proses contek mencontek berlangsung. Apa bakal dikasih tau atau malah di acuhkan. CHEERS...
Sekarang kita bahas soal nyontek di kalangan pelajar. Pelajar mana yg gak pernah ngerasain yg namanya nyontek? Hampir 90% pelajar suka nyontek dan bahkan sampai ada yg di jadikan hobi. Nyontek gak cuma saat ada ulangan. Saat ngerjain tugas atau dapet PR dari sekolah juga kadang masih banyak yg suka nyontek. Tapi yg sangat kita gak habis pikir adalah, kenapa di setiap kelas pasti ada satu atau dua orang yg pintar atau cerdas? Apa itu memang unsur kesengajaan dari para guru atau hanya kebetulan? Tapi jika memang itu unsur kesengajaan dari para guru, berarti para nyontekers (istilah untuk para pencontek) harus sangat berterima kasih banget atas kebaikan para guru yg sungguh sangat luar biasa itu.
Segala sesuatu yg kita kerjakan pasti memiliki nilai positif dan negatif. Dan berikut ini bakal di jelasin dampak tersebut.
1. Dampak positif dari nyontek, yaitu:
- Membantu kita mengisi soal yg sulit, apa lagi saat ulangan.
- Meringankan pikiran apabila kemampuan kita sudah mencapai batas, dan
- Mendapatkan nilai bagus meskipun bukan hasil kerja sendiri.
2. Dampak negatifnya, yaitu:
- Membuat kita malas berpikir.
- Kita menjadi ketergantungan oleh orang lain, dan
- Sangat merugikan diri sendiri.
Jadi, kesimpulannya adalah, menconteklah sebelum dicontek. Salah benernya sebuah jawaban ditanggung si pecontek. Selagi kita mampu buat ngerjain soal, usahakan jangan sampe nyontek. Karena nyontek dapat menyebabkan ketergantungan otak akan orang lain. Kesetiaan persahabatan dan pertemanan juga di uji saat proses contek mencontek berlangsung. Apa bakal dikasih tau atau malah di acuhkan. CHEERS...
( Essay ) Bolos di Kalangan Pelajar
BOLOS, adalah kalimat singkat namun banyak cerita di dalamnya.
Bolos merupakan suatu kegiatan para pelajar nakal dan bahkan ada yg
sangat menyukainya. Apa lagi kalo melakukan kegiatan ini di saat
pelajaran atau guru yg sangat tidak di sukai. Sebenarnya, apa sih yg
dilakukan para pelajar saat mereka bolos? Kenapa gak sedikit pelajar yg
menyukai bolos?
Banyak sekali alasan para pelajar jika kita bertanya, “Mengapa kamu bolos?”
Bolos itu sangat menyenangkan kalo kita bolos bareng temen-temen dan melakukan suatu kegiatan. Jadi, waktu kita untuk bolos itu gak terbuang sia-sia. Dan, yg harus di perhatikan saat bolos yaitu:
Banyak sekali alasan para pelajar jika kita bertanya, “Mengapa kamu bolos?”
- “gw males ama pelajaran hari ini.”
- “gw males ketemu sama bapak/ibu ini.”
- “gw kesiangan. Daripada kalo sekolah di omelin guru, mending gw bolos.”
- “gw nemenin temen gw yg bolos sendirian.”
- “baju seragam gw belom di cuci.”
- “gw gak punya duit buat ongkos.”
Bolos itu sangat menyenangkan kalo kita bolos bareng temen-temen dan melakukan suatu kegiatan. Jadi, waktu kita untuk bolos itu gak terbuang sia-sia. Dan, yg harus di perhatikan saat bolos yaitu:
- Ada tempat.Secara umum, lokasi bolos sekolah itu terbagi menjadi dua, yaitu “Dekat sekolah” dan “Jauh dari sekolah.” Dekat sekolah, berarti tempat-tempat yg jaraknya harus kurang dari satu kilo meter dari sekolah. Asal jangan di depan sekolah, karena itu namanya bukan bolos tapi nyari penyakit. Sedangkan yg Jauh dari sekolah, berarti jauh banget dong jaraknya dari sekolah. Mau ke luar negeri kek atau keluar planet sekalipun itu gak ada masalah. Intinya adalah, semakin jauh tempat bolosnya, berarti semakin kecil kemungkinan untuk tertangkap basah.
- Budget. Aspek inilah yg sering menjadi masalah oleh para ‘Cabuters’. Budget juga terbagi menjadi dua, yaitu “High Budget” dan “Low Budget.” High Budget, biasanya untuk menengah keatas atau lebih gaulnya untuk para pelajar yg suka UNIKO (Usaha Nipu Kolot). Untuk kalangan ini, biasanya mereka pergi ke mall, cafe, restoran atau nonton bioskop. Sedangkan Low Budget, biasanya untuk kelas menengah kebawah atau lebih kerennya untuk para pelajar yg udah bokek banget atau duit SPP udah di sunat habis sampe ke akar-akarnya. Untuk kalangan ini, biasanya mereka pergi ke warkop atau taman-taman gratis lah pilihan terakhir mereka.
- Cuaca. Adalah aspek terpenting yg sangat harus di perhatikan, karena cuaca lah yg bakal nentuin kemana akan bolos sekolah hari ini. Untuk aspek yg satu ini, gampang banget dan gak perlu mikir. Anak kecil yg masih ingusan juga udah paham banget. Yang pertama, kalo langit kelihatan ceria banget alias terang benderang, berarti tempat yg sangat mendukung untuk bolos adalah Venue Outdoor. Karena lebih banyak udara segar dan luas, memungkinkan untuk bisa tertawa sampai urat leher putus pun gak ada yg larang. Yang kedua, kalo langit keliatan cemberut atau gelap bin mendung, tempat Semi Outdoor lah yg harus di jadikan pilihan. Maksudnya, kalo tiba-tiba turun hujan, kan bisa langsung berteduh. Dan yang ketiga, kalo langit kelihatan sedih banget sampai meneteskan air hujan, otomatis pilihan satu-satunya dan yg paling tepat adalah Indoor. Kecuali, kalo emang mau bolos sekolah sambil ujan-ujanan.
( Essay ) Kesalahan di Kalangan Remaja
SALAH.. Kalo
ngomongin soal kesalahan, mungkin udah banyak banget kesalahan yg pernah
kita lakuin selama ini. Mulai dari berbohong, menyakiti atau melukai
hati seseorang dan mengecewakannya. Tapi dari sekian banyak kesalahan
itu, mungkin yg paling kita sering lakukan adalah kesalahan dalam
berbohong. Pada awal mulanya, kebohongan itu di lakukan karena unsur
keterpaksaan. Keterpaksaan demi menutupi sebuah keburukan yg telah
dilakukan dengan tujuan agar tidak mengecewakan orang lain. Tapi,
kebohongan akan terus berlanjut apabila tidak pernah terungkap
kebenarannya. Tapi saat kebohongan terungkap, akan betapa malunya
seseorang yg telah melakukannya. Pada akhirnya, kebohongan akan
mengakibatkan tersakitinya, terlukanya dan kecewanya seseorang yg telah
merasa tertipu oleh kebohongan. Kemudian, seseorang yg pernah tertipu,
pasti akan melakukan kesalahan yg pernah di lakukan oleh orang yg telah
menipunya, yaitu berbohong. Dan pada akhirnya, kebohongan itu akan
menular bagaikan penyakit kepada setiap orang yg merasa dirinya pernah
tertipu. Lalu orang yg pernah melakukan kebohongan, pasti akan merasakan
bagaimana rasanya dibohongi. Dan disitulah hukum karma berlaku.
Ada dua kesalahan terbesar manusia yg sering sekali kita lihat di sekitar kita:
Kita pernah ‘Dilukai’ dan pernah ‘Melukai’ tapi karena itu kita belajar tentang bagaimana cara menghargai, menerima, berkorban dan memperhatikan. Kita pernah ‘Membohongi’ dan pernah ‘Dibohongi’ tapi dari situlah kita belajar tentang ‘Kejujuran’. Andaikan kita tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidup ini, mungkin kita tidak akan pernah belajar arti dari ‘Meminta Maaf’ dan ‘Memberi Maaf’. Setiap waktu yg telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan terulang kembali. Namun ada satu hal yg masih tetap bisa kita lakukan, yaitu ‘Belajar’ dari masa lalu untuk hari esok yg lebih baik. Hidup adalah proses. Hidup adalah belajar. Tanpa ada batas umur dan tanpa ada kata tua. ‘Jatuh’ berdiri lagi, ‘Kalah’ mencoba lagi, dan ‘Gagal’ bangkit lagi.
Kesimpulannya adalah, manusia tempatnya salah dan lupa. Tak ada manusia yg sempurna dalam hidup ini. Maafkanlah mereka yg telah melakukan kesalahan pada diri kita. Jangan pernah membalas suatu keburukan orang lain. Hidup ini sangatlah adil dan bijaksana. Siapa yg melakukan kebaikan pasti akan mendapatkan balasan yg baik. Dan siapa yg melakukan keburukan pasti akan mendapatkan balasan yg buruk pula. Belajarlah kejujuran sejak dini dan jadikanlah kejujuran suatu kebiasaan dalam menjalani kehidupan kita. Buatlah bangga orang-orang di sekitar kita dengan kejujuran yg kita miliki. Karena betapa sulitnya mencari orang yg jujur dan dapat di percaya. Ingat, terjadinya kesalahan yg besar itu dimulai dari kesalahan yg paling kecil. CHEERS..
Ada dua kesalahan terbesar manusia yg sering sekali kita lihat di sekitar kita:
- Kesalahan terbesar manusia yg pertama adalah, tidak berani mengakui kesalahan.
- Kesalahan terbesar manusia yg kedua adalah, tidak berani mengambil keputusan.
Kita pernah ‘Dilukai’ dan pernah ‘Melukai’ tapi karena itu kita belajar tentang bagaimana cara menghargai, menerima, berkorban dan memperhatikan. Kita pernah ‘Membohongi’ dan pernah ‘Dibohongi’ tapi dari situlah kita belajar tentang ‘Kejujuran’. Andaikan kita tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidup ini, mungkin kita tidak akan pernah belajar arti dari ‘Meminta Maaf’ dan ‘Memberi Maaf’. Setiap waktu yg telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan terulang kembali. Namun ada satu hal yg masih tetap bisa kita lakukan, yaitu ‘Belajar’ dari masa lalu untuk hari esok yg lebih baik. Hidup adalah proses. Hidup adalah belajar. Tanpa ada batas umur dan tanpa ada kata tua. ‘Jatuh’ berdiri lagi, ‘Kalah’ mencoba lagi, dan ‘Gagal’ bangkit lagi.
Kesimpulannya adalah, manusia tempatnya salah dan lupa. Tak ada manusia yg sempurna dalam hidup ini. Maafkanlah mereka yg telah melakukan kesalahan pada diri kita. Jangan pernah membalas suatu keburukan orang lain. Hidup ini sangatlah adil dan bijaksana. Siapa yg melakukan kebaikan pasti akan mendapatkan balasan yg baik. Dan siapa yg melakukan keburukan pasti akan mendapatkan balasan yg buruk pula. Belajarlah kejujuran sejak dini dan jadikanlah kejujuran suatu kebiasaan dalam menjalani kehidupan kita. Buatlah bangga orang-orang di sekitar kita dengan kejujuran yg kita miliki. Karena betapa sulitnya mencari orang yg jujur dan dapat di percaya. Ingat, terjadinya kesalahan yg besar itu dimulai dari kesalahan yg paling kecil. CHEERS..
( Essay ) Masalah di Kalangan Remaja
MASALAH... Mungkin
kalimat itu udah sering banget nyarang di telinga kita. Sebenernya
darimana sih masalah itu munculnya? Kenapa masalah tuh gak pernah ada yg
bikin untung? Yang kita tahu, masalah tuh selalu bawa bencana dalam
hidup kita. Semua dirugikan jika berurusan sama yg namanya masalah.
Tapi, sebenernya masalah juga ada untungnya loh. Contohnya:
1. Membuat kita berpikir dewasa.
2. Membuat kita kuat secara batin, dan
3. Kita mampu mengambil keputusan dengan jalan yg terbaik.
Kita sebagai remaja pasti gak mau deket-deket sama yg namanya masalah. Karena sekalinya kena masalah, otak kita bisa pusing 7 keliling. Makan gak napsu, belajar gak konsen dan setiap mau tidur pasti kepikiran. Sekarang kita liat, apa yg bakal dilakuin cowo dan cewe saat kena masalah.
1. Cowo yg gak punya otak kalo kena masalah dan gak mampu nyelesainnya, pasti langsung beralih ke minuman keras dan berharap mampu melupakan masalahnya. Cowo yg seperti itu memang mampu melupakan masalahnya, tapi hanya dalam kurun waktu yg singkat. Kemudian saat dia kembali sadar dan normal, masalahnya pun kembali lagi teringat dan kembali lagi deh pusing 7 kelilingnya. Tapi, kalo cowo yg punya otak, kalo kena masalah dan gak mampu nyelesainnya, pasti bakal langsung beribadah dan berdoa kepada Tuhannya. Mencurahkan isi hatinya dan memikirkan penyebab masalah tersebut. Kemudian saat ia telah menemukan jawaban atas penyebab masalahnya tersebut, dia gak bakal lagi mengulangi kesalahannya itu dan mungkin mengingat peribahasa, “Hanya keledai yg jatuh di lubang yg sama.”
2. Cewe kalo kena masalah dan gak mampu nyelesainnya, dia udah pasti bakal nangis. Kalo cewe yg gak punya otak, saat dia depresi dan frustasi, dia bisa nekat untuk bunuh diri. Kadang dia berpikir bahwa bunuh diri adalah jalan keluar terbaik, padahal itu SALAH besar. Atau mungkin dia akan melakukan hal negatif diluar kontrolnya. Misalnya, memaki-maki orang yg gak tau apa-apa atau hal negatif lainnya yg cukup parah. Tapi, kalo cewe yg punya otak, dia udah pasti ngelakuin apa yg cowo punya otak lakuin.
Kalo hidup kita gak pernah di datangi masalah, kita gak akan pernah bisa untuk berpikir dewasa. Bahkan, biasanya masalah itu datang dari diri kita sendiri loh. Kalo hidup kita gak mau di datangi masalah, maka kita harus selalu berpikiran positif kepada setiap orang. Mau itu keluarga, teman, sahabat atau bahkan pacar. Jika kita di datangi masalah, cobalah selesaikan dengan pola pikir kita yg sudah matang ini. Jangan pernah menceritakan masalah kita kepada orang lain kalo kita gak terlalu yakin dan percaya sama orang tersebut. Karena kalo kita menceritakan sebuah permasalahan kepada orang yg salah, maka orang tersebut bukannya membantu menyelesaikan masalah, tapi malah menambah masalah. Kesimpulannya adalah, manusia yg cerdas sudah pasti mampu mengatasi masalah dengan perkataan dan tindakannya, bukan mengeluh dan menyalahkan keadaan. Jangan sampai kita di kendalikan oleh amarah dan emosi. Tenangkan pikiran sebelum kita mengambil tindakan dan keputusan saat terjadi masalah dalam hidup kita. Karena jika amarah dan emosi masih menyelimuti hati kita, kita gak akan pernah mampu menyelesaikan masalah dengan cara terbaik. CHEERS..
1. Membuat kita berpikir dewasa.
2. Membuat kita kuat secara batin, dan
3. Kita mampu mengambil keputusan dengan jalan yg terbaik.
Kita sebagai remaja pasti gak mau deket-deket sama yg namanya masalah. Karena sekalinya kena masalah, otak kita bisa pusing 7 keliling. Makan gak napsu, belajar gak konsen dan setiap mau tidur pasti kepikiran. Sekarang kita liat, apa yg bakal dilakuin cowo dan cewe saat kena masalah.
1. Cowo yg gak punya otak kalo kena masalah dan gak mampu nyelesainnya, pasti langsung beralih ke minuman keras dan berharap mampu melupakan masalahnya. Cowo yg seperti itu memang mampu melupakan masalahnya, tapi hanya dalam kurun waktu yg singkat. Kemudian saat dia kembali sadar dan normal, masalahnya pun kembali lagi teringat dan kembali lagi deh pusing 7 kelilingnya. Tapi, kalo cowo yg punya otak, kalo kena masalah dan gak mampu nyelesainnya, pasti bakal langsung beribadah dan berdoa kepada Tuhannya. Mencurahkan isi hatinya dan memikirkan penyebab masalah tersebut. Kemudian saat ia telah menemukan jawaban atas penyebab masalahnya tersebut, dia gak bakal lagi mengulangi kesalahannya itu dan mungkin mengingat peribahasa, “Hanya keledai yg jatuh di lubang yg sama.”
2. Cewe kalo kena masalah dan gak mampu nyelesainnya, dia udah pasti bakal nangis. Kalo cewe yg gak punya otak, saat dia depresi dan frustasi, dia bisa nekat untuk bunuh diri. Kadang dia berpikir bahwa bunuh diri adalah jalan keluar terbaik, padahal itu SALAH besar. Atau mungkin dia akan melakukan hal negatif diluar kontrolnya. Misalnya, memaki-maki orang yg gak tau apa-apa atau hal negatif lainnya yg cukup parah. Tapi, kalo cewe yg punya otak, dia udah pasti ngelakuin apa yg cowo punya otak lakuin.
Kalo hidup kita gak pernah di datangi masalah, kita gak akan pernah bisa untuk berpikir dewasa. Bahkan, biasanya masalah itu datang dari diri kita sendiri loh. Kalo hidup kita gak mau di datangi masalah, maka kita harus selalu berpikiran positif kepada setiap orang. Mau itu keluarga, teman, sahabat atau bahkan pacar. Jika kita di datangi masalah, cobalah selesaikan dengan pola pikir kita yg sudah matang ini. Jangan pernah menceritakan masalah kita kepada orang lain kalo kita gak terlalu yakin dan percaya sama orang tersebut. Karena kalo kita menceritakan sebuah permasalahan kepada orang yg salah, maka orang tersebut bukannya membantu menyelesaikan masalah, tapi malah menambah masalah. Kesimpulannya adalah, manusia yg cerdas sudah pasti mampu mengatasi masalah dengan perkataan dan tindakannya, bukan mengeluh dan menyalahkan keadaan. Jangan sampai kita di kendalikan oleh amarah dan emosi. Tenangkan pikiran sebelum kita mengambil tindakan dan keputusan saat terjadi masalah dalam hidup kita. Karena jika amarah dan emosi masih menyelimuti hati kita, kita gak akan pernah mampu menyelesaikan masalah dengan cara terbaik. CHEERS..
( Essay ) Musik di Kalangan Remaja
Remaja mana yg gak GALAU kalo udah ngedengerin lagu cinta? Hampir
100%, remaja kalo lagi jatuh cinta, pasti ngedengerin lagu cinta yg
tentang jatuh cinta. Kalo lagi patah hati, pasti ngedengerin lagu yg
tentang patah hati sampe nangis2 histeris dan nguk-ngukan. Apa kalian
tau, kalo kuping masyarakat Indonesia itu kuping melow? Denger lagu
cinta dikit aja, langsung demen. Udah gitu langsung dihayatinnn banget.
Kalo denger lagu yg keras dikit, langsung gak suka. Pasti langsung
bilang, “Lagu apaan sih ini? Gak jelas banget.” Kalo terus-terusan kaya
begini, remaja Indonesia hatinya jadi pada lembek semua kaya dodol.
Sekarang gw mau nanya, ada maknanya gak sih lagu cinta-cintaan yg kaya
begitu? GAK ADA! Lagu-lagu cinta yg sekarang tuh pembodohan semua.
Penyanyi dan pencipta lagunya tuh cuma mengejar karir dan ketenaran.
Makanya band Indonesia jarang ada yg GO INTERNASIONAL atau GO ASIA.
Paling yg bisa itu cuma penyanyi solo doang, kaya Ag*es M*n*ca dan
Ang*un. Apa kuping dan mata kalian gak risih kalo liat di TV, band-band
alay bermunculan dengan lagu-lagu cinta yg gak punya makna apa-apa?
Band sekarang tuh cepet terkenal, cepet juga lenyapnya. Kenapa itu bisa
terjadi? Mau tau? Karena mereka gak punya musik yg berkualitas. Jadi
lagunya cuma kaya angin, sejuk buat sebentar. Kenapa musik-musik punk,
metal, hardcore dan genre musik keras lainnya di Indonesia jarang ada yg
terkenal? Apa karena musik mereka yg terlalu keras jadi gak bisa masuk
di industri musik Indonesia? Ternyata emang bener kan, kuping masyarakat
indonesia itu kuping melow. Padahal di balik musik bergenre yg keras
itu memiliki makna yg bisa membuka mata, hati dan pikiran kita. Lirik
lagu mereka berisi tentang pesan-pesan moral, kritikan, pelanggaran HAM,
sosialisme dan kepeduliannya tentang negara ini. Jangan pernah
berpikir, lagu mereka gak jelas dan gak memiliki makna. Padahal lebih
baik lagu mereka dibanding dengan Band-Band alay yg baru pada
bermunculan di TV. Alasan mereka berada dalam industri indie label
adalah karena mereka gak mau di atur-atur oleh pasaran. Mereka bebas
berekspresi dengan gaya khas nya dan bebas menulis lirik lagu tanpa ada
yg harus di takuti. Sekarang kita ambil contoh sebuah band. Sebut saja
Ki*l*ng M* I*s*de. Remaja mana sih yg gak kenal band itu? Coba kalian
lihat mereka. Sebuah band yg sangat ternama saat masih berada di dalam
industri indie label dengan genre musik yg keras dan garang. Sekarang
band itu harus meninggalkan ciri khas scremo nya menjadi band lebay
semenjak masuk di dalam industri major label. Hampir semua remaja yg
dulu sangat menyukai bahkan memuja-muja band itu, sekarang malah
membenci dan sangat kecewa pada mereka. Jadi intinya, mau sampe kapan
kita sebagai remaja terhipnotis lagu cinta yg gak punya makna apa-apa?
Lagunya cuma bisa bikin GALAU, bikin mewek dan gak berkualitas. Bikin
lirik lagu tentang cinta mah gampang, kaya ngebalikin telapak tangan.
Kalo suasana hati kita lagi jatuh cinta, sedih dan GALAU, itu adalah
mood yg paling mudah untuk mengeluarkan unek-unek di hati kita bahkan
bisa jadi puisi atau sebuah lagu. Coba kalo bikin lagu yg berisi tentang
pesan moral, kritikan, nasionalisme atau apapun itu selain cinta. Apa
kita bisa? Kita jangan pernah memandang sebelah mata tentang genre musik
mereka yg keras. Kesimpulannya adalah kita sebagai remaja jangan punya
hati dan pemikiran yg lembek. Kita semua ini adalah penerus bangsa. Kalo
di antara kita ada yg memiliki cita-cita menjadi seorang pemimpin atau
bahkan sudah menjadi pemimpin suatu saat nanti, masa kita cuma punya
modal kata-kata yg puitis doang si dengan hati dan pemikiran yg lembek?
Tunjukkan kalo kita ini adalah remaja yg punya rasa nasionalisme,
solidarisme, dan gak individualisme. Kita basmi lagu-lagu yg bikin
GALAU. Kapan mau majunya kalo anak muda GALAU mulu kerjaannya (-,-“)
CHEERS...
( Essay ) Handphone di Kalangan Remaja
Handphone. Apa sih
handphone itu? Handphone adalah alat komunikasi yg sangat terkenal di
masa kini. Mulai dari anak kecil sampe orang tua sudah banyak yg
menggunakan handphone. Handphone menjadi alat komunikasi pilihan
masyarakat kita karena merupakan alat komunikasi yg sangat simple. Gak
menggunakan kabel, bisa dibawa kemana-mana, dan bentuknya juga memiliki
daya tarik untuk kita miliki.
Oke, sekarang kita bahas soal handphone di kalangan remaja. Handphone sudah sangat mendarah daging banget untuk anak-anak remaja masa kini. Setiap pergi kemana-mana pasti bawa handphone. Kalo untuk COUPLE, handphone itu seperti pacar nomer dua. Tapi kalo untuk JOMBLO, handphone itu seperti alat pelampiasan napsu dengan mengisi beberapa video porno di dalamnya.
Handphone memiliki sisi positif. Berikut sisi positifnya:
1. Bisa mendekatkan orang yg jauh. Sebagai contoh, kita bisa mengirim pesan, menelepon ataupun chatting teman kita yg jauh di luar kota. Bahkan hanphone-handphone sekarang sudah semakin canggih dengan bias mengirim sebuah foto atau gambar kepada orang lain.
2. Bisa browsing internet dimanapun dan kapanpun kita mau *asaladasinyal* Sebagai contoh, saat kita sedang berada di kamar sendirian dan belom bisa tidur. Perasaan bête pun terkadang muncul kalo kita gak bisa tidur.jalan keluarnya itu pasti browsing internet. Entah itu buka facebook, twitter, blog ataupun social network lainnya. Bikin status entah itu tentang “bête gak bias tidur” atau tentang “aduh gw gak bisa tidur nih, ada yg mau nemenin ngobrol gak?” dan lain sebagainya.
3. Bisa download dan upload lagu, gambar atau video apapun semau kita *asalpunyapulsa* Sebagai contoh, saat ini sedang ada lagu, gambar atau video yg lagi hits banget di omongin banyak orang. Karena penasaran kita bisa langsung download lagu, gambar atau video tersebut dengan mudahnya. *asalsabarnunggu*
Selain sisi positif, handphone juga punya sisi negatif. Berikut sisi negatifnya:
1. Bisa menjauhkan orang yg dekat. Sebagai contoh, semenjak ada handphone kita lebih sibuk memperhatikannya daripada memperhatikan orang yg ada di sekitar kita. Kita jarang berkomunikasi dengan orang tua bahkan keluarga. Kita terlalu sibuk berkomunikasi dengan orang yg jauh daripada orang yg dekat. Padahal orang yg jauh itu belum tentu peduli saat kita kesusahan.dan pasti orang yg dekatlah yg akan selalu peduli terhadap kita.
2. Browsing internet saat sedang melaksanakan ulangan. Sebagai contoh, kita gak tau jawaban untuk nomer sekian. Pasti ujung-ujungnya mbah gugel yg ditanyain. Walaupun sebelum ulangan suka ada pemeriksaan handphone,pasti kita berusaha menyembunyikan handphone itu dengan cara apapun. Sekalipun harus menyembunyikannya di dalam sempak. *bauuu*
3. Nyimpen video porno sampe rela beli memory card yg berkapasitas gede biar bisa ngoleksi video porno sebanyak-banyaknya.
Untuk anak muda..! Hey anak muda..! Woy anak muda..! Apa kita bisa hidup tanpa handphone?
Sepertinya jawaban kita yg sangat cocok dan sangat pas itu seperti lagu VIERRA - HIDUP dan MATIKU, “aku tak bisa hidup tanpa handphone.” Kita ini bener-bener udah ketergantungan banget sama handphone. Kalo kalian gak percaya, ini ada beberapa cara untuk membuktikan, apa kita ketergantungan sama handphone atau enggak.
1. Pertyanyaan: apa yg kalian lakuin sebelum tidur? Jawaban: mainin handphone dulu. #jawabanCOUPLE: gw sms’an atau telpon2an dulu sama pacar gw. *sosweet* #jawabanJOMBLO: gw liat2 bokep dulu biar bisa kebawa mimpi. *miris*
2. Pertanyaan: yg pertama kalian lakuin setelah bangun tidur itu apa? Jawaban: buru-buru ngambil handphone dan ngeliat ada sms masuk atau enggak. #jawabanCouple: gw langsung ngucapin selamat pagi buat pacar gw. *romantic* #jawabanJOMBLO: gw sms temen gw nanyain ada tugas sekolah atau enggak.*miris*
3. Pertanyaan: kalo handphone ketinggalan dikamar/dirumah, rasanya gimana? Jawaban: rasanya gak tenang dan kepikiran banget. #jawabanCouple: gw takut si pacar sms atau telpon gw. Kalo gak gw bales sms nya, gw takut disangaka selingkuh. #jawabanJOMBLO: gw takut bonyok gw sms atau telpon gw nanyain gw lagi dimana, ama siapa dan udah makan apa belom *miris*
Kita ini bener-bener udah ketergantungan banget sama handphone. Semakin canggih handphone-handphone yg pada diluncurkan, semakin ketergantungan juga kita dengan kecanggihannya itu. Masa hanya karena alat komunikasi yg satu ini kita bisa sampe lupa waktu, lupa makan, lupa keluarga, lupa mingkem, lupa mandi, lupa gosok gigi, lupa pake daleman, lupa lagi sairnya*kuburankaleeee* dan lupa segala-galanya? Kita tuh bener-bener terhipnotis banget deh kayanya. Soooo, kita harus bisa membagi waktu antara kehidupan social kita di lingkungan sekitar dan juga lingkungan handphoone. Kita gunakan handphone dengan sebaik-baiknya dengan sisi yg positifnya. Walaupun sisi negatifnya sangat menggiurkan, tapi gak apa-apa deh ambil yg negatifnya juga *senyummesem* Kesimpulannya adalah, #forCOUPLE: handphone jangan dijadikan alat untuk berselingkuh *tepuktangan* dan #forJOMBLO: kalo punya bokep, simpen di tempat yg sangat aman dan rahasia. Kalo bisa bikin folder-folder kosong dengan sebanyak-banyaknya biarjadi teka-teki bagi yg mencarinya *disorakinwarga*.. CHEERS..
Oke, sekarang kita bahas soal handphone di kalangan remaja. Handphone sudah sangat mendarah daging banget untuk anak-anak remaja masa kini. Setiap pergi kemana-mana pasti bawa handphone. Kalo untuk COUPLE, handphone itu seperti pacar nomer dua. Tapi kalo untuk JOMBLO, handphone itu seperti alat pelampiasan napsu dengan mengisi beberapa video porno di dalamnya.
Handphone memiliki sisi positif. Berikut sisi positifnya:
1. Bisa mendekatkan orang yg jauh. Sebagai contoh, kita bisa mengirim pesan, menelepon ataupun chatting teman kita yg jauh di luar kota. Bahkan hanphone-handphone sekarang sudah semakin canggih dengan bias mengirim sebuah foto atau gambar kepada orang lain.
2. Bisa browsing internet dimanapun dan kapanpun kita mau *asaladasinyal* Sebagai contoh, saat kita sedang berada di kamar sendirian dan belom bisa tidur. Perasaan bête pun terkadang muncul kalo kita gak bisa tidur.jalan keluarnya itu pasti browsing internet. Entah itu buka facebook, twitter, blog ataupun social network lainnya. Bikin status entah itu tentang “bête gak bias tidur” atau tentang “aduh gw gak bisa tidur nih, ada yg mau nemenin ngobrol gak?” dan lain sebagainya.
3. Bisa download dan upload lagu, gambar atau video apapun semau kita *asalpunyapulsa* Sebagai contoh, saat ini sedang ada lagu, gambar atau video yg lagi hits banget di omongin banyak orang. Karena penasaran kita bisa langsung download lagu, gambar atau video tersebut dengan mudahnya. *asalsabarnunggu*
Selain sisi positif, handphone juga punya sisi negatif. Berikut sisi negatifnya:
1. Bisa menjauhkan orang yg dekat. Sebagai contoh, semenjak ada handphone kita lebih sibuk memperhatikannya daripada memperhatikan orang yg ada di sekitar kita. Kita jarang berkomunikasi dengan orang tua bahkan keluarga. Kita terlalu sibuk berkomunikasi dengan orang yg jauh daripada orang yg dekat. Padahal orang yg jauh itu belum tentu peduli saat kita kesusahan.dan pasti orang yg dekatlah yg akan selalu peduli terhadap kita.
2. Browsing internet saat sedang melaksanakan ulangan. Sebagai contoh, kita gak tau jawaban untuk nomer sekian. Pasti ujung-ujungnya mbah gugel yg ditanyain. Walaupun sebelum ulangan suka ada pemeriksaan handphone,pasti kita berusaha menyembunyikan handphone itu dengan cara apapun. Sekalipun harus menyembunyikannya di dalam sempak. *bauuu*
3. Nyimpen video porno sampe rela beli memory card yg berkapasitas gede biar bisa ngoleksi video porno sebanyak-banyaknya.
Untuk anak muda..! Hey anak muda..! Woy anak muda..! Apa kita bisa hidup tanpa handphone?
Sepertinya jawaban kita yg sangat cocok dan sangat pas itu seperti lagu VIERRA - HIDUP dan MATIKU, “aku tak bisa hidup tanpa handphone.” Kita ini bener-bener udah ketergantungan banget sama handphone. Kalo kalian gak percaya, ini ada beberapa cara untuk membuktikan, apa kita ketergantungan sama handphone atau enggak.
1. Pertyanyaan: apa yg kalian lakuin sebelum tidur? Jawaban: mainin handphone dulu. #jawabanCOUPLE: gw sms’an atau telpon2an dulu sama pacar gw. *sosweet* #jawabanJOMBLO: gw liat2 bokep dulu biar bisa kebawa mimpi. *miris*
2. Pertanyaan: yg pertama kalian lakuin setelah bangun tidur itu apa? Jawaban: buru-buru ngambil handphone dan ngeliat ada sms masuk atau enggak. #jawabanCouple: gw langsung ngucapin selamat pagi buat pacar gw. *romantic* #jawabanJOMBLO: gw sms temen gw nanyain ada tugas sekolah atau enggak.*miris*
3. Pertanyaan: kalo handphone ketinggalan dikamar/dirumah, rasanya gimana? Jawaban: rasanya gak tenang dan kepikiran banget. #jawabanCouple: gw takut si pacar sms atau telpon gw. Kalo gak gw bales sms nya, gw takut disangaka selingkuh. #jawabanJOMBLO: gw takut bonyok gw sms atau telpon gw nanyain gw lagi dimana, ama siapa dan udah makan apa belom *miris*
Kita ini bener-bener udah ketergantungan banget sama handphone. Semakin canggih handphone-handphone yg pada diluncurkan, semakin ketergantungan juga kita dengan kecanggihannya itu. Masa hanya karena alat komunikasi yg satu ini kita bisa sampe lupa waktu, lupa makan, lupa keluarga, lupa mingkem, lupa mandi, lupa gosok gigi, lupa pake daleman, lupa lagi sairnya*kuburankaleeee* dan lupa segala-galanya? Kita tuh bener-bener terhipnotis banget deh kayanya. Soooo, kita harus bisa membagi waktu antara kehidupan social kita di lingkungan sekitar dan juga lingkungan handphoone. Kita gunakan handphone dengan sebaik-baiknya dengan sisi yg positifnya. Walaupun sisi negatifnya sangat menggiurkan, tapi gak apa-apa deh ambil yg negatifnya juga *senyummesem* Kesimpulannya adalah, #forCOUPLE: handphone jangan dijadikan alat untuk berselingkuh *tepuktangan* dan #forJOMBLO: kalo punya bokep, simpen di tempat yg sangat aman dan rahasia. Kalo bisa bikin folder-folder kosong dengan sebanyak-banyaknya biarjadi teka-teki bagi yg mencarinya *disorakinwarga*.. CHEERS..
( Essay ) Cinta di Kalangan Remaja
Cinta, remaja mana yg tidak tahu tentang cinta? Hampir semua
remaja di seluruh pelosok negeri ini mengenal kata cinta. Tapi
sayangnya, mereka hanya bisa mengenal kata cinta tapi tidak bisa
mendefinisikan apa itu cinta. Mungkin ketika perasaan kita sedang jatuh
cinta, kita bisa mendefinisikan kalo cinta itu nyenengin banget. Hampir
setiap saat kita senyum-senyum sendiri sampe gigi kering pun kita gak
peduli. *tepokjidad*. Oke, itu menurut perasaan yg lagi jatuh cinta.
Nah, sekarang gimana kalo menurut perasaan kita yg sedang sakit hati
karena cinta? Mungkin saat kita sedang merasakan sakit hati, kita gak
akan mau lagi kenal dengan yg namanya cinta. Atau mungkin kita bisa
nekat untuk bunuh diri hanya karena cinta yg membuat hati kita hancur.
*jedotinkepalaketembok*. Terdengar terlalu lebay juga sih kalo sampe
kita bunuh diri cuma karena cinta. Hey, tapi itu nyata loh dan sering
juga kita liat di tv kejadian yg kaya gitu. Jadi, intinya adalah cinta
itu gak selamanya selalu bikin kita seneng dan juga gak selamanya selalu
bikin kita sakit hati. *tepuktangan*.
Masa muda adalah masa yg berapi-api. *HajiRhomaIrama*. Memang benar dengan kata tersebut. Para remaja jika menginginkan sesuatu pasti ingin dengan cara yg mudah dan simpel. Apa lagi kalo soal cinta, pasti kita bener-bener mau ngedapetin orang yg kita suka. Meskipun orang yg kita suka itu gak suka sama kita, pasti kita selalu berusaha gimana caranya biar orang itu bisa ngebales rasa suka kita. Cinta ditolak, dukun bertindak. *gubrag*. Wah, kata-kata itu kayanya udah familiar banget ya. Tapi masih banyak kok para remaja yg berbuat kaya gitu. Walaupun banyak orang yg bilang, kalo cara itu adalah cara yg paling cemen. *disorakinwargakampung*
Kita menganggap, bahwa mendapatkan orang yg kita cintai itu adalah hal yg paling sulit. Hey, tapi tunggu dulu. Sebenernya hal itu bukanlah hal yg paling sulit. Hal yg paling sulit itu adalah, gimana caranya kita bisa mendapatkan orang yg bisa mencintai kita. Gak gampang loh buat dapetin orang yg bisa mencintai kita, apalagi dia bisa mencintai kita tanpa unsur apapun. Ada beberapa tips agar kita tau apakah pasangan kita adalah tipe orang yg mencintai kita atau bukan.
Yang pertama, apa dia bisa nerima keadaan kita dengan apa adanya? Kita gak harus ngerubah keadaan kita jadi orang lain dan kita tetep jadi diri kita sendiri tanpa ada yg dirubah sedikitpun, sekalipun itu kebiasaan buruk kita. Contoh kebiasaan buruk:
1. Suka kentut sembarangan dan gak bisa ditahan walaupun di depan umum. *tahannapas*
2. Suka ngupil sampe gak sadar diri udah masukin jari telunjuk sedalem-dalemnya. *purapuragakkenal*
3. Kalo nguap gak pernah di tutup pake tangan. *kesedot*
Yang kedua, dia bisa menyukai hal-hal yg kita suka dan bisa membenci apa yg kita gak suka. Kita gak perlu maksa dia dengan susah payah supaya suka sama apa yg kita suka. Kita cukup memberitahu apa yg kita suka dan apakah dia setuju dengan yg kita suka itu atau malah sebaliknya? Contoh yg kita suka:
1. Suka terhadap sebuah band dan lagunya. Apakah dia akan ikut menyukainya atau malah menghinanya?
2. Suka tidur hingga larut malam. Apakah dia akan tetap setia menemani kita sampai tidur atau malah memarahi kita seperti orang tua yg sedang memarahi anaknya kalo tidur hingga larut malam?
3. Suka nyanyi. Apakah dia akan ikut nyanyi dan ngajak kita duet atau malah menghina kalo suara kita jelek?
Yang ketiga, apakah dia beneran cinta atau napsu? *jantungcenatcenut*. Kalo nanya ini sama pasangan kita, udah otomatis pasti dia bilang ke kita kalo dia itu cinta dan bukan napsu. Sekarang gini deh, kalo misalnya kita lagi berduaan sama dia di tempat yg sepi, apa yg bakal dia lakuin?
1. Apakah dia bakal ngajak ke tempat keramaian?
2. Apakah dia bakal memanfaatkan kesempatan yg ada dengan berbuat sesuatu?
Jawaban pertama: kalo dia berbuat seperti no 1, berarti itu menandakan kalo dia bener-bener mencintai kita. *tepuktangan*
Jawaban kedua: kalo dia berbuat seperti no 2, berarti itu menandakan kalo dia bener-bener napsu sama kita. *gaplok*
Itulah tadi beberapa tips yg mungkin bisa kita buktikan sendiri untuk pasangan kita nanti. Kita jangan sampai salah memilih pasangan. Karena jika salah, maka kesalahan itu akan terus menghantui kita kemana pun kita pergi.
Kita jangan sampai mau dipermainkan oleh cinta. Harusnya kita yg memainkan cinta. Tapi jangan sampai kita memainkan cinta hingga diluar kontrol kita. Misalnya, menduakan cinta. WOW.. Seperti yg kita tau, kalo manusia itu adalah makhluk Tuhan yg gak pernah puas. Apalagi mayoritas para remaja juga gak pernah puas apa yg dimilikinya sekalipun itu cinta. “Punya pacar satu mah gak cukup”. *tolakpinggang* Weitsss, kata siapa tuh? Jangan pernah menganggap remeh cinta. Ingat, jika kita melakukan sebuah kebaikan pasti kita akan mendapat balasan yg baik. Dan, apabila kita melakukan sebuah keburukan pasti kita akan mendapat balasan yg buruk juga. Yaaa, itulah hukum karma. Kita gak boleh melupakan itu. Karena percaya gak percaya, hukum karma itu pasti berlaku, cuma kita aja yg gak tau kapan hukum karma itu singgah di diri kita. “Doa orang yg dizolimi itu selalu di kabulin” *ngelusdada*. Yappp, bener banget. Orang yg dizolimi itu biasanya selalu berdoa dan biasanya juga suka berdoa yg jelek-jelek buat orang yg di doainnya. So, jangan sampe kita menyakiti hati seorang manusia. Karena, jika dia merasa sangat tersakiti, maka gak gampang buat dapetin maaf dari dia.
Kita sebagai pemuda, harus pintar-pintar memilih. Baik buat urusan percintaan ataupun urusan lainnya. Hidup kita juga jangan selalu hanya memikirkan cinta, kita harus memikirkan masa depan. Tenang aja, kita hidup itu udah di takdirin bakal punya jodoh. Sejauh-jauhnya jodoh kita, tapi kita udah di takdirin berjodoh, pasti bakal ngedeket kok dengan sendirinya. Gunakanlah waktu muda kita ini dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah kita menyia-nyiakan sisa-sisa waktu di hidup kita ini. Karena, orang yg merugi adalah orang yg menyia-nyiakan waktu. Dan, manusialah orang yg sangat merugi itu. CHEERS...
Masa muda adalah masa yg berapi-api. *HajiRhomaIrama*. Memang benar dengan kata tersebut. Para remaja jika menginginkan sesuatu pasti ingin dengan cara yg mudah dan simpel. Apa lagi kalo soal cinta, pasti kita bener-bener mau ngedapetin orang yg kita suka. Meskipun orang yg kita suka itu gak suka sama kita, pasti kita selalu berusaha gimana caranya biar orang itu bisa ngebales rasa suka kita. Cinta ditolak, dukun bertindak. *gubrag*. Wah, kata-kata itu kayanya udah familiar banget ya. Tapi masih banyak kok para remaja yg berbuat kaya gitu. Walaupun banyak orang yg bilang, kalo cara itu adalah cara yg paling cemen. *disorakinwargakampung*
Kita menganggap, bahwa mendapatkan orang yg kita cintai itu adalah hal yg paling sulit. Hey, tapi tunggu dulu. Sebenernya hal itu bukanlah hal yg paling sulit. Hal yg paling sulit itu adalah, gimana caranya kita bisa mendapatkan orang yg bisa mencintai kita. Gak gampang loh buat dapetin orang yg bisa mencintai kita, apalagi dia bisa mencintai kita tanpa unsur apapun. Ada beberapa tips agar kita tau apakah pasangan kita adalah tipe orang yg mencintai kita atau bukan.
Yang pertama, apa dia bisa nerima keadaan kita dengan apa adanya? Kita gak harus ngerubah keadaan kita jadi orang lain dan kita tetep jadi diri kita sendiri tanpa ada yg dirubah sedikitpun, sekalipun itu kebiasaan buruk kita. Contoh kebiasaan buruk:
1. Suka kentut sembarangan dan gak bisa ditahan walaupun di depan umum. *tahannapas*
2. Suka ngupil sampe gak sadar diri udah masukin jari telunjuk sedalem-dalemnya. *purapuragakkenal*
3. Kalo nguap gak pernah di tutup pake tangan. *kesedot*
Yang kedua, dia bisa menyukai hal-hal yg kita suka dan bisa membenci apa yg kita gak suka. Kita gak perlu maksa dia dengan susah payah supaya suka sama apa yg kita suka. Kita cukup memberitahu apa yg kita suka dan apakah dia setuju dengan yg kita suka itu atau malah sebaliknya? Contoh yg kita suka:
1. Suka terhadap sebuah band dan lagunya. Apakah dia akan ikut menyukainya atau malah menghinanya?
2. Suka tidur hingga larut malam. Apakah dia akan tetap setia menemani kita sampai tidur atau malah memarahi kita seperti orang tua yg sedang memarahi anaknya kalo tidur hingga larut malam?
3. Suka nyanyi. Apakah dia akan ikut nyanyi dan ngajak kita duet atau malah menghina kalo suara kita jelek?
Yang ketiga, apakah dia beneran cinta atau napsu? *jantungcenatcenut*. Kalo nanya ini sama pasangan kita, udah otomatis pasti dia bilang ke kita kalo dia itu cinta dan bukan napsu. Sekarang gini deh, kalo misalnya kita lagi berduaan sama dia di tempat yg sepi, apa yg bakal dia lakuin?
1. Apakah dia bakal ngajak ke tempat keramaian?
2. Apakah dia bakal memanfaatkan kesempatan yg ada dengan berbuat sesuatu?
Jawaban pertama: kalo dia berbuat seperti no 1, berarti itu menandakan kalo dia bener-bener mencintai kita. *tepuktangan*
Jawaban kedua: kalo dia berbuat seperti no 2, berarti itu menandakan kalo dia bener-bener napsu sama kita. *gaplok*
Itulah tadi beberapa tips yg mungkin bisa kita buktikan sendiri untuk pasangan kita nanti. Kita jangan sampai salah memilih pasangan. Karena jika salah, maka kesalahan itu akan terus menghantui kita kemana pun kita pergi.
Kita jangan sampai mau dipermainkan oleh cinta. Harusnya kita yg memainkan cinta. Tapi jangan sampai kita memainkan cinta hingga diluar kontrol kita. Misalnya, menduakan cinta. WOW.. Seperti yg kita tau, kalo manusia itu adalah makhluk Tuhan yg gak pernah puas. Apalagi mayoritas para remaja juga gak pernah puas apa yg dimilikinya sekalipun itu cinta. “Punya pacar satu mah gak cukup”. *tolakpinggang* Weitsss, kata siapa tuh? Jangan pernah menganggap remeh cinta. Ingat, jika kita melakukan sebuah kebaikan pasti kita akan mendapat balasan yg baik. Dan, apabila kita melakukan sebuah keburukan pasti kita akan mendapat balasan yg buruk juga. Yaaa, itulah hukum karma. Kita gak boleh melupakan itu. Karena percaya gak percaya, hukum karma itu pasti berlaku, cuma kita aja yg gak tau kapan hukum karma itu singgah di diri kita. “Doa orang yg dizolimi itu selalu di kabulin” *ngelusdada*. Yappp, bener banget. Orang yg dizolimi itu biasanya selalu berdoa dan biasanya juga suka berdoa yg jelek-jelek buat orang yg di doainnya. So, jangan sampe kita menyakiti hati seorang manusia. Karena, jika dia merasa sangat tersakiti, maka gak gampang buat dapetin maaf dari dia.
Kita sebagai pemuda, harus pintar-pintar memilih. Baik buat urusan percintaan ataupun urusan lainnya. Hidup kita juga jangan selalu hanya memikirkan cinta, kita harus memikirkan masa depan. Tenang aja, kita hidup itu udah di takdirin bakal punya jodoh. Sejauh-jauhnya jodoh kita, tapi kita udah di takdirin berjodoh, pasti bakal ngedeket kok dengan sendirinya. Gunakanlah waktu muda kita ini dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah kita menyia-nyiakan sisa-sisa waktu di hidup kita ini. Karena, orang yg merugi adalah orang yg menyia-nyiakan waktu. Dan, manusialah orang yg sangat merugi itu. CHEERS...
Kamis, 28 Februari 2013
( Cerpen ) Siapa yang Lebih Sampah?
Aku mungkin hanyalah sampah bagimu. Tapi mungkin kata sampah itu lebih tepat untukmu. Mungkin jika di ibaratkan, aku adalah bunga dan kau lebah. Setelah kau habis menghisap manisku, kau meninggalkanku tanpa memperdulikan betapa pentingnya aku untuk hidupmu. Tapi bunga tidak pernah kecewa dan sedih, atau bahkan balas dendam. Walaupun dia selalu diperlakukan seperti itu, bunga tetap tersenyum, tetap tertawa dan tetep hidup menjalani hari-harinya bersama mentari. Bunga yakin setelah manis itu dihisap habis oleh lebah, manis itu akan kembali ada dan terus-menerus ada sampai akhirnya dia mati. Dan aku ingin seperti bunga itu.
Ingatkah kau pada saat itu?! Ketika kau memohon, merengek bagai anak kecil yang menginkan balon?! "Tolong bantu aku. Aku ingin bekerja disana. Ini demi keluarga dan adik-adikku. Aku mohon bantu aku." Ingatkah kau dengan kalimat bangsat itu?! Dengan susah payah aku berusaha menolongmu semampu dan sebisaku agar kau bisa bekerja disana. Ingatkah kau bangsat?! Saat aku sakit, kau menelponku, lalu kembali memohon dan merengek untuk kembali menolongmu. Apa kau tau aku sedang sakit?! Apa kau perduli saat aku sakit?! TIDAK! Kau tetap memaksaku untuk membantu hingga akhirnya aku berjalan dalam keadaan sakit. Memaksakan diri untuk tetap menolongmu. Terpaksa melawan orang tuaku yang melarangku untuk pergi dalam keadaan sakit. Apa kau tau itu bangsat?! Aku tau, aku memang tidak bisa membantumu secara materi, karena aku sadar aku adalah orang miskin yang tidak mampu. Tapi apa semua itu masih kurang dimatamu?! Lalu apa yang kau inginkan dariku?! Hanya ingin memanfaatkanku sebelum bekerja, dan meninggalkanku setelah bekerja?! Sungguh mulia sekali tujuanmu masuk kedalam hidupku. Lalu kemana janji yang dulu kau berikan kepadaku?! Lalu kemana sumpah yang dulu kau ucap kepadaku?! Kau lupa?! Atau jangan-jangan kau idiot pura-pura lupa?! Kau harus ingat, dulu kau siapa?! Hanya seorang gadis yang sedang memerankan drama kemunafikan!
Sekarang, kau sudah bekerja di perusahaan yang kau mau. Kau senang? Kau bahagia? Ya, perasaan itu pasti sedang berbunga-bunga dihatimu. Lalu agar lebih berbunga-bunga lagi, kau pergi meninggalkanku dengan alasan "ORANG TUA". Kau pikir aku percaya?! Kau pikir aku tidak tahu?! Aku selalu tau apa yang kau lakukan dibelakangku selama ini. Aku diam bukan karena aku sabar. Aku diam agar kau sadar. Tapi perlakuanku itu salah. Aku lupa kalau kau adalah orang yang tak tau diri, bodo amat, peduli setan, tidak bisa intropeksi diri. Ternyata terbukti, kalau alasan orang tua itu hanya pengalihan agar aku mau melepaskanmu. Dan ternyata benar, alasan yang lebih tepatnya adalah "ORANG KETIGA". Hahaha, lalu siapa yang bangsat disini?! Siapa yang sampah disini?! Siapa yang hina disini?! Biarkan orang-orang yang membaca cerita ini yang menjawabnya. Aku tau dia lebih kaya dariku. Dia mungkin bisa memberikan apa yang kau mau, tidak seperti aku yang hanya mampu katakan, "Nanti dulu ya." Kau memang benar-benar baik sekali dalam memerankan drama kemunafikanmu. Karena itu pilihanmu, aku bisa apa? Aku sadar diri. Aku tau diri. Jadi untuk apa lagi aku mengejar-ngejarmu dan memohon agar kau kembali lagi padaku?! Jika aku ingin mengahancurkan hidupmu, aku bisa lakukan itu dengan mudah! Tapi aku masih berbaik hati, memikirkan nasibmu dan keluargamu. Dan yang aku takutkan adalah kau akan kembali lagi merengek, menangis dan memohon-mohon lagi kepadaku. Mungkin jika kau lakukan itu (lagi), aku akan meludahi wajahmu!
Aku tidak butuh pamrih atau imbalan darimu, akan hanya butuh kata "terima kasih." Apa kau pernah katakan itu setelah kau bekerja disana?! Sepertinya keberuntungan sedang berpihak kepadamu. Semoga kau bisa bahagia dengan pekerjaanmu dan pilihan hidupmu. Dan semoga kau bisa bertaubat dahulu sebelum kau MATI, amin.
Rabu, 27 Februari 2013
( Cerpen ) Karma adalah Nyata
Terasa hening
malam itu. Gelap semakin membuatku hanyut ke dalam kesedihan. Pikiranku
melayang melintasi waktu. Semua kenangan kembali teringat hingga akhirnya
terhenti pada satu wajah, satu nama, Bela.
Bela adalah
wanita yg sangat kucintai. Wanita yang selalu aku banggakan. Wanita yang selalu
membuatku merasa sempurna. Dia mampu membuatku melakukan apapun yang dia mau.
Mungkin jika ada pilihan dalam hidupku, apakah harus memilih Bela atau
keluargaku, aku pasti memilih Bela. Aku tak tahu mengapa itu bisa terjadi.
Cinta benar-benar membuatku buta dan gila. Ternyata kebutaan cintaku padanya
membuat petaka pada diriku.
Aku dan Bela
telah menjalin cinta sejak kami masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Tak
terasa sekarang aku sudah duduk dibangku kuliah. Mungkin jika dihitung,
hubungan kami sudah memasuki tahun ke-3. Dari awal kami menjalani hubungan
pacaran, hubungan kami berjalan baik-baik saja walaupun kadang diwarnai oleh
pertengkaran. Tapi hal itu tidak mampu merusak hubungan kami. Banyak orang
bilang kalau pertengkaran itu adalah bumbu percintaan. Jadi kalau didalam
percintaan tidak ada pertengkaran, hubungan itu akan terasa hambar dan aku
setuju dengan pernyataan itu. Biasanya, setelah kami bertengkar, kami selalu
saling merindukan. Tapi apa mungkin harus selalu bertengkar dahulu agar
sama-sama merindukan? Banyak teman-temanku yang mendukung hubungan kami berdua.
Aku sangat senang dan bahagia menjalani hubungan dengannya. Sampai pada
akhirnya aku merasakan keganjilan dalam hubunganku.
Akhir-akhir itu,
aku merasa bahwa ada perubahan sikap dari Bela. Aku tak pernah tahu apa yang
sedang terjadi dengannya. Aku selalu bertanya padanya, “ada apa? Apa aku
melakukan kesalahan?” tapi dia selalu bilang, “Tidak ada apa-apa. Aku hanya
sedang sibuk dengan kerjaanku.” Ya, sekarang dia sudah bekerja disalah satu
perusahaan besar di ibu kota. Aku percaya, selalu percaya apa yang dia katakan.
Hingga akhirnya aku mengalah dan tidak mengikuti ego ku.
Semakin hari
semakin aneh sikapnya. Tapi dia tetap pada alasan pertamanya, yaitu urusan
pekerjaan. Selang beberapa hari, dia mengirimkan pesan melalui handphone, “kalo
kita akhiri hubungan kita ini bagaimana?” Aku terdiam. Berkataku di dalam hati,
“Apa ini nyata? Apakah ini bukan mimpi?” Kemudian kubalas pesannya dan aku
katakan aku tak ingin mengakhiri hubungan itu apapun yang terjadi. “Apa dia
lupa dengan janjinya? Apa dia lupa dengan sumpahnya? Ada apa ini” kataku dalam
hati. Ingin aku teriak sekencang-kencangnya dan berharap itu hanya candaan yang
diberikan olehnya. Tapi apa boleh buat, itu semua adalah kenyataan dan aku
tidak mampu menolaknya. Dia memberikan alasan, bahwa mengakhiri hubungan itu
adalah karena ketidakrestuan oleh kedua orang tuanya. Aku semakin bingung,
bagaimana mungkin hubungan ini bisa tidak direstui? Sedangkan aku menjalani
hubungan ini secara sembunyi dari orang tua dan keluarganya? Aku masih
berpegang teguh pada keputusanku, bahwa aku tidak akan mau mengakhiri hubungan
itu apapun yang terjadi. Tetapi dia memaksa, sangat memaksa. Dia memberikan bermacam-macam
alasan untuk bisa mengakhiri hubungan itu. Akhirnya aku mengalah dan aku setuju
untuk mengakhiri hubungan itu. Aku yakin semua alasan yang diberikannya itu tak
sama dengan kenyataannya. Yang aku yakinkan adalah dia sudah tak lagi
mencintaiku seperti yang dulu. Itu adalah asalan yang tepat. Berakhirlah hubungan
yang sudah aku jalani selama tiga tahun itu.
Beberapa minggu
kemudian aku mendapat kabar dari salah seorang temanku. Dia mengatakan bahwa
Bela sudah memiliki kekasih yang baru. Dia juga katakan bahwa sebelum
hubunganku degan Bela berakhir, Bela sudah menjalin hubungan dengan lelaki
lain. Setelah mendapat kabar itu, hatiku bagai tersayat pedang. Sakit, perih
dan tak mampu menahan apa yang sedang kurasakan. Aku ingin menangis tapi aku
tak mampu. Aku ingin berkata kasar, tapi untuk apa karena itu tidak akan
merubah apa yang telah terjadi. Aku diam dan menerima kenyataan itu. Ternyata apa
yang aku yakinkan kemarin itu benar. Semua alasan yang diberikannya tak sesuai
dengan kenyataannya. Orang ketiga memang musuh yang nyata dalam sebuah hubungan
percintaan. Aku sangat hancur. Aku tak mampu lakukan apa-apa. Semua yang aku
kerjakan berantakan. Konsentrasi dan fokusku hilang. Ini benar-benar terjadi
dan aku merasakan sakit yang luar biasa. Tapi rasa sakit itu biar aku yang
rasakan sendiri.
Aku selalu berdoa
untuknya, semoga apa yang telah dia lakukan padaku ini tidak akan pernah dia
lakukan lagi. Biar aku yang rasakan sakitnya, biar aku yang menanggung
resikonya. Semoga dia selalu bahagia dengan pilihan hidupnya. Ini adalah
konsekuensi, ketika aku sangat mencintai maka aku harus siap untuk sangat
tersakiti. Terima kasih Bela, kamu sudah membuatku lebih mengerti apa itu
cinta. Kamu bisa bermain dengan dramamu, tapi kamu tidak bisa bermain dengan
karmamu.
Langganan:
Postingan (Atom)